Perbedaan Besi Beton dan Besi Ulir

Besi beton

Besi beton dan besi ulir memiliki fungsi dan jenis yang berbeda. Besi beton ulir atau dalam bahasa inggrisnya deformed bar memiliki fungsi yang berbeda dengan jenis besi beton polos. Besi ulir umumnya digunakan untuk tulangan beton. Besi ulir juga memiliki ketahanan tekanan 400 Mpa. Harga jual besi beton ulir juga lebih tinggi daripada harga jual besi beton polos. Besi beton polos atau dalam bahasa inggrisnya disebut dengan plain bar.  Memiliki fungsi yang berbeda dengan jenis besi beton ulir. Permintaan akan besi beton polos juga tidak sebanyak permintaan besi beton ulir. Fungsi dari besi beton ini adalah memperkuat bangunan dan memperkuat jalanan yang lalu lalangnya terbilang tinggi. Kalau tidak menggunakan besi beton bisa-bisa jalanan akan retak dan memperlambat aktifitas. Besi Beton juga harus memiliki SNI agar tidak merugikan banyak pihak. Besi Beton sudah distandarisasi dalam SNI 2052:2014. Maka dari itu dengan permintaan yang tinggi jual besi beton sangat menguntungkan. Pembangunan jalanan, pembangunan rumah, pembangunan fasilitas umum, dan lain-lain. Kenali yuk perbedaan besi beton polos dan besi beton ulir.

  1. Besi Beton Polos

Besi beton polos adalah besi yang memiliki penampang bundar dengan permukaan licin atau tidak bersirip. Bisa juga disebut dengan plain bar. Besi beton polos juga dibandrol dengan harga Rp. 153.000 dengan ukuran 15,5 mm. Jual besi beton polos ini rata-rata di pasaran secara retail. Besi beton polos rata-rata digunakan untuk melapisi dan mengikat besi ulir yang dipasang memanjang atau dalam satu konstruksi beton, untuk daya ketahanan tekanan besi beton polos tidak sekuat besi beton ulir. Besi beton polos memiliki ketahanan tekanan sebesar 240 Mpa.

2. Besi Beton Ulir

Besi beton ulir (deformed bar) adalah  batang besi dengan permukaan yang memiliki permukaan khusus berbentuk sirip melintang atau rusuk memanjang. Besi ulir biasanya digunakan untuk tulangan beton. Besi Beton Ulir sifatnya kurang lentur dan sulit dibengkokan. Besi ulir juga memiliki ketahanan tekanan 400 Mpa. Harga dari besi beton ulir juga berbeda dengan harga besi beton polos. Jual besi beton ulir biasanya secara volume besar kepada kontraktor. Harga jual besi beton ulir yang dibandrol untuk besi beton ulir mulai dari Rp. 110.500 sampai dengan Rp. 221.500 tergantung dengan ukuran. Karena besi beton ulir lebih banyak diminati untuk pembangunan ukuran besar. Untuk pembangunan proyek besar rata-rata menggunakan besi beton ulir dengan ukuran 12 mm dan 14 mm. Untuk pembangunan rumah menggunakan besi beton ulir dengan ukuran

8 mm dan 10 mm.

            Di atas adalah fungsi dan perbedaan dari besi beton polos dan besi ulir.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau nanya? Ngomong aja nggak usah malu +62 81113133344