Cara Menentukan Masa Subur Dengan Kalender Ovulasi

kalender ovulasi

Kalender Ovulasi adalah salah satu hal yang sebenarnya terbilang penting untuk diketahui.  Karena hal ini berkaitan dengan masa subur wanita.  Agar lebih jelas lagi, simak penjelasan dibawah ini. 

Pengertian Ovulasi

Mendengar kata ovulasi mungkin sudah banyak yang pernah mendengar.  Namun jika diminta untuk menjabarkan,  mungkin tak banyak yang bisa menjelaskan dengan detail. Lalu apa sebenarnya yang dimaksud dengan ovulasi ini? 

Ovulasi merupakan sebuah proses pelepasan sel telur dari ovarium melalui tuba falopi menuju rahim.  Tujuannya adalah agar sel telur yang sudah matang ini siap untuk dibuahi sehingga memperbesar peluang terjadinya kehamilan. Dari sini bisa diambil kesimpulan bahwa memang semua pasangan yang sudah menikah wajib mengetahui siklus ovulasi agar perencanaan kehamilan bisa berjalan dengan baik.

Pertanyaannya adalah bagaimanakah caranya untuk mengetahui siklus ovulasi ini mengingat kadangkala jadwal haid tidak selalu sama? Caranya sangat mudah yaitu bisa menggunakan Kalender Ovulasi yang mana memang dipercaya mampu menjadi cara terbaik untuk menghitung sekaligus menentukan masa subur.

Ovulasi idealnya terjadi pada 12  sampai dengan 14 hari sebelum hari pertama berikutnya.  Dengan kata lain, ovulasi ini terjadi pada hari ke 12 – 14 setelah haid sebelumnya.  Namun antara satu wanita dengan wanita lain,  mungkin akan mengalami ovulasi yang berbeda.  Hal ini bergantung pada siklus haidnya masing – masing. 

Menghitung Ovulasi Dengan Kalender

Seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa tidak semua wanita memiliki siklus menstruasi yang sama.  Mungkin hanya sekian persen saja yang bisa haid di tanggal yang tepat.  Selebihnya mungkin bisa maju atau malah mundur dari jadwal haid sebelumnya. 

Jika masih belum menikah mungkin siklus ovulasi ini tidaklah penting.  Berbeda dengan mereka yang sudah menikah dan merencanakan untuk hamil tentunya sangat membutuhkan hal ini sebagai media untuk memprediksi masa subur. Karena dengan berhubungan seksual pada saat masa subur,  maka peluang terjadinya kehamilan akan semakin besar. 

Lalu bagaimanakah teknik menghitung ovulasi untuk memprediksi masa subur ini? Berikut ini adalah caranya. 

  • Haid hari ke 1 – 7 adalah masa menstruasi (peluang subur sangat rendah). 
  • Haid hari ke 8 adalah masa post menstruasi dimana kemungkinan hamil ada,  namun tidak terlalu besar. 
  • Hari ke 10 – 14 setelah haid selesai merupakan masa subur terbaik karena disinilah terjadi ovulasi. 
  • Hari ke 15 – 16 adalah masa post ovulasi.  Di Masa ini bisa terjadi kehamilan,  namun tidak setinggi saat hari ke 10 – 14 di atas. 
  • Kemudian untuk hari ke 17 – 28 hari kemungkinan terjadinya kehamilan tidak ada.  Hal ini karena pada masa ini wanita sudah tidak subur karena terjadinya penebalan lapisan uterus.

Dari penjelasan diatas bisa ditarik kesimpulan bahwa menentukan atau memprediksi masa subur menggunakan Kalender Ovulasi adalah sangat mudah. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau nanya? Ngomong aja nggak usah malu +62 81113133344